1. Bentengi diri dengan iman dan taqwa
Untuk
tahap awal jauhkan diri dari perbuatan yang mendekatkan kita kepada zina.
Karena pada umumnya orang yang lagi dirundung asmara didalam hatinya ada syetan
yang siap membisiki ataupun memerintah manusia berbuat zina. Oleh karena itu lebih
mendekatlah kepada Allah yaitu dengan meningkatkan iman dan taqwa. Sesuai
dengan firman Allah SWT :
“Barang siapa mengerjakan amal sholeh baik laki-laki maupun perempuan sedangkan dia orang beriman , maka sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari pada apa yang telah mereka kerjakan.” (QS An-Nahl : 97)
“Barang siapa mengerjakan amal sholeh baik laki-laki maupun perempuan sedangkan dia orang beriman , maka sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari pada apa yang telah mereka kerjakan.” (QS An-Nahl : 97)
2. Jangan melebihi cinta kepada Allah dan Rosul-Nya
Rosululloh SAW bersabda : ”….Hendaklah
Allah dan Rosul-Nya lebih ia cintai dari pada selain kedua-Nya”. (HR. Bukhori
dan Muslim)
3. Labuhkan cintamu hanya karena Allah
Tiada cinta yang abadi kecuali cinta
karena Allah. Bisa dibayangkan jika kita cinta karena kekayaan, kecantikan,
ketampanan, maka ketika semua itu lenyap pastilah cinta itu juga akan hilang.
Beda jika kita cinta karena Allah, Allah zat yang haq, abadi, kekal maka cinta
itu akan kekal. “Tali iman yang paling kuat adalah cinta karena Allah dan benci
karena Allah” (HR. At-Tirmidzi)
4. Tundukkan pandangan dan jaga kemaluan !
“Katakanlah kepada orang-orang
laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara
kemaluannya yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah
maha mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman:
Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya ….”. (QS
An-Nur : 30-31)
5. Tetap jaga diri (iffah) selama jatuh cinta
“Kesucian diri adalah separuh iman”
(HR. Muslim)
6. Kalau sudah mampu maka menikahlah !
Rosululloh SAW bersabda : “ Wahai
generasi muda, barang siapadiantara kalian telah mampu menikah , maka
menikahlah karena sesungguhnya menikah itu lebih menjaga kemaluan dan
memelihara pandangan mata. Barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah
berpuasa karena puasa menjadi benteng dari gejolak birahi”. (HR. Bukhori).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar